Kalender Konten Sebulan dalam Satu Sore
Setelah lesson ini, kamu bisa menyusun kalender konten sebulan yang temanya nggak ngulang-ngulang
6 menit bacaTiap awal bulan kamu duduk, buka spreadsheet kosong, dan mikir dari nol mau posting apa aja. Tiga hari pertama lancar, sisanya mentok. Akhirnya kamu posting seadanya dan feed-nya kerasa nggak nyambung.
Masalahnya bukan kamu kehabisan ide. Masalahnya kamu mikirin 30 ide sekaligus, padahal yang lebih gampang itu mikirin 4 tema, terus turunin.
Mulai dari pilar, bukan dari tanggal
Pilar itu kategori besar yang kepake berulang. Begitu pilarnya ada, ngisi tanggal jadi tinggal nurunin, bukan mikir dari nol tiap hari.
Contoh
4 pilar: edukasi, di balik layar, produk, interaksi. Tiap pilar dapet jatah seminggu.
Kapan dipakai: Tiap kali nyusun konten lebih dari seminggu.
Kasih rasio, biar nggak jualan terus
Tanpa rasio, AI cenderung ngisi semuanya sama konten produk karena itu yang paling gampang diturunin dari brand. Rasio maksa variasi.
Contoh
'60% edukasi, 20% di balik layar, 20% produk.'
Kapan dipakai: Kalau feed kamu mulai kerasa kayak katalog.
Minta format tabel yang bisa langsung ditempel
Output yang bentuknya paragraf harus kamu rapiin ulang. Output yang bentuknya tabel tinggal salin. Bedanya bisa setengah jam kerja.
Contoh
'Kolom: tanggal, pilar, hook, format, catatan produksi.'
Kapan dipakai: Kalau hasilnya mau langsung masuk ke Notion atau spreadsheet.
Contoh utuh
Prompt kalender konten sebulan
Kamu content strategist buat brand kopi susu lokal.peranPenonton: mahasiswa dan pekerja muda di sekitar kampus.penontonBikin kalender konten 4 minggu, 3 post per minggu.tugas + volume yang jelasPakai 4 pilar: edukasi kopi, di balik layar, produk, interaksi pelanggan.pilarRasio: 40% edukasi, 20% di balik layar, 20% produk, 20% interaksi.rasio biar nggak jualan terusFormat tabel, kolom: minggu, hari, pilar, hook, format konten.output siap tempelHook maksimal 8 kata.batas terukurJangan ada tema yang diulang dua kali.larangan
Giliran kamu
Isi pakai brand kamu sendiri. Coba ubah rasionya dan lihat feed-nya jadi berat ke mana.
Kamu content strategist buat ______. Penonton: ______. Bikin kalender konten ______ minggu, ______ post per minggu. Pakai 4 pilar: ______, ______, ______, ______. Rasio: ______. Format tabel, kolom: minggu, hari, pilar, hook, format konten. Hook maksimal ______ kata. Jangan ada tema yang diulang dua kali.
Yang sering keliru
Isinya jualan semua
Penyebabnya: Nggak dikasih rasio antar pilar
Perbaikannya: Sebutin rasio persentase per pilar secara eksplisit
Banyak tema yang mirip-mirip
Penyebabnya: Nggak ada larangan pengulangan
Perbaikannya: Tambahin: jangan ada tema yang diulang dua kali
Hasilnya berupa paragraf panjang yang harus dirapiin lagi
Penyebabnya: Format output nggak diminta
Perbaikannya: Minta tabel plus sebutin nama kolomnya satu per satu
Kenapa mulai dari pilar lebih gampang daripada dari tanggal
Mikirin 30 hal sekaligus itu ngelewatin batas memori kerja manusia, yang cuma sanggup megang sekitar empat hal dalam satu waktu. Empat pilar masih muat. Begitu pilarnya ada, tiap tanggal cuma butuh satu keputusan kecil, bukan satu ide besar dari nol.
Cek sendiri
Jawab di kepala dulu, baru buka jawabannya. Nggak ada nilai, nggak ada penalti.
Kenapa nyebut rasio antar pilar itu penting?
Kenapa minta output berbentuk tabel?
Dari lesson sebelumnya: kenapa script perlu dipecah durasinya per bagian?
Rangkuman
- Tentuin pilar dulu, baru isi tanggal — bukan sebaliknya.
- Kasih rasio antar pilar biar feed nggak jadi katalog.
- Minta tabel dengan nama kolom yang jelas biar langsung kepake.